Mengapa MLM?
hehehe.. kepikiran untuk memuat tulisannya Mbak Thia disini (makasih ya mbaa udah dibolehin muat tulisannya disini) , secara banyak banget temen yang gw ajak untuk bergabung bilang ogah karena ga suka n antipati ma MLM
But, there are two sides for each story right?
So, this is the other side of the story :
Mungkin juga Anda,
Begitu benci mendengar kata MLM
Bisnis ini bagi mereka:
Masuk Langsung Mati, atau
Menghayal Lalu Modar, atau
Menipu, Liar dan Merugikan
Apalah singkatan-singkatan itu namanya..
Pasti datang dari mereka yang:
Kurang wawasan tentang bisnis ini
Sok tau
Atau pernah ditipu oleh bisnis money game
Yang sangat beda arti, beda kerja, beda prinsip
Beda aturan, beda akibat, dan beda auranya dengan bisnis MLM
Dahulu kala pun…saya adalah orang yang sangat anti MLM
Selain karena kurang wawasan,
Saya pernah di bohongi teman
Dulu juga Saya berfikir:
Mana mungkin saya menjadi kaya
Perusahaan MLM itu sudah belasan tahun berdiri
Pasti sudah banyak duluan yang bergabung,
Waah…enak banget tuh yang di atas-atas saya
Saya kerja keras buat dia..
Usia 19 tahun sebelum lulus kuliah
Saya sudah menjadi sekretaris di Hotel Sari Pan Pacific,
Pindah jadi Sekretaris Bos Marketing di Hotel Santika Group
Menikah, lalu pindah profesi
terus Promosi jadi Sales Manager
Ga berasa…udah lima tahun gawe…
umur nambah kebutuhan nambah
tapi gaji ga nanjak – nanjak
Bikin kantor di kamar ukuran 3 x 3 di rumah mertua
Kantor fotografi & advertising
Mayan lah…walau Cuma punya satu sekretaris…
Tapi penghasilan jaaaauuuh menanjak
Kantorku bernama: Klik Fotografi & Advertising.
Lagi enak-enak jadi pengusaha…
tiba-tiba tawaran kerja dari Oriflame datang,
Tawaran itu dari seorang sahabat lama.
Jadi, tanpa proses yang sulit,
Bahwa saya pekerja keras, komit, dan tangkas,
Maka saya bergabung di Oriflame tahun 2001.
Habis, sahabat saya bilang
Waah…mau banget!
Bagaimana nasib kantor Klik! saya?
Ah, kan ada sekretaris dan semua tinggal di pantau aja.
Ga perlu cari klien baru, dengan klien lama pun
Kantor saya sudah sangat menghasilkan.
Hari pertama saya bekerja sebagai karyawan Oriflame,
saya baru tau kalau perusahaan tempat saya kerja ini, adalah:
Perusahaan dengan system penjualan MLM!
Tapi hari pertama ini juga membuat saya begitu takjub..
Karena ternyata, benar toh, ada membernya yang dapat bonus
7 juta, 14 juta, 20juta, 50 juta, juta juta juta!
Glek! Syeet dah!
Tapi jujur aja..
Apalagi 3 bulan bekerja
Jadilah aku Branch Manager,
bertanggung jawab membawahi 17 anak buah
Menaikkan omset kantor
Membina para consultannya untuk naik peringkat
memberikan training dan pelatihan
agar consultan-consultannya pintar
dan lebih semangat menjalankan bisnisnya
Terkadang hari libur pula!
3 bulan lagi asik-asik kerja,
Sekretarisku yang juga masih tanteku
(mungkin dia bosen kali ya, secara yang diliat kanan kiri cuma tembok)
Tapi kantor pribadiku ini ga otomatis tutup,
karena aku masih punya banyak order cetakan,
dan ini di handle sipemilik mesin percetakannya.
Iklan-iklan fotografi juga langsung dihandle suamiku.
Satu tahun kemudian, aku baru mengerti
mengapa Allah menempatkanku di kantor Oriflame.
Karena pabrik jaket kulit terbesar di Indonesia
yang memberiku order puluhan ribu cetakan hang tag itu
tiba-tiba menyatakan di beberapa media akan pindah ke Cina.
Dan langsunglah otomatis saat itu juga mereka tutup secara operasional.
Penghasilanku menurun drastis tis tis
Aku hanya punya gaji dan penghasilan dari suami.
Masih Alhamdulillah sih…
Aku tetap asyik bekerja sebagai Branch Manager Oriflame Indonesia.
Banyak consultan-consultan di kantorku yang mencoba untuk merayu
Agar aku mengundurkan diri dari kantor dan menjadi downline mereka..
(sebagai karyawan, tidak diperkenankan merangkap menjadi consultannya)
Saat itu saya tertarik dengan penghasilan yang puluh puluh juta
Tapi kok kayaknya malu deh kerjaan kok nawar-nawarin orang barang..
Kalau ditolak gimana? Matilah aku….
Gengsi gitu mikirnya..
Kayaknya kerenan jadi Kepala cabang…
Secara mama juga dulu orang punya posisi di Pertamina,
Ayah dulu juga di Citibank..
Kakak Dosen di Trisakti…
Sahabat-sahabat orang2 hebat di kantornya…
Masa saya Cuma jadi consultant doang?
Akhirnya, ga berasa saya sudah 2,5 tahun di kantor itu
Mulailah otak ini berfikiiiir terus…
masa iya sih aku mau kerja kantoran terus?
trus apa iya aku ga kepengen ke luar negeri
(Apalagi aku merasa diboongin sahabatku
Ternyata itu buat para consultannya.
manusia kan bukan mesin gitu looohh
setelah membaca bukunya RObert T Kiyosaki
aku mulai ikut seminar-seminar
Mulai lagi merhatiin alam sekitar..
Ada yang …ada yang…ada yang…
kalau saya tidak memulainya sekarang
aku pasti gini-gini aja nasibnya.
aku ingin bisa banyak waktu dengan anak-anak
aku ingin bisa menolong orang tua dan saudara2
Mulailah saya mengundurkan diri sebagai kepala Cabang di Desember 2003
Dan mendaftar menjadi consultan di Februari 2004.
(harus ada jeda masa tenang 3 bulan, karena mantan karyawan bo!)
Dan hanya perlu tiga tahun saja
aku berpenghasilan luar biasa setiap bulannya
Jalan2 keluar negeri setiap 6 bulan sekali
Pertemanan yang sangat luas
membantu banyak hidup orang berubah
Alhamdulillah
Dengan bangga saya katakan…
Inilah Bisnisku! Bisnis MLM
Memang Lebih Menjanjikan!
Mudah, Luar Biasa dan Memakmurkan!
JIKA SAYA ORANG BIASA SAJA BISA
ANDA PASTI BISA!



dee… bikin cerita sendiri jugaa doong