Mengapa MLM?

hehehe.. kepikiran untuk memuat tulisannya Mbak Thia disini (makasih ya mbaa udah dibolehin muat tulisannya disini) , secara banyak banget temen yang gw ajak untuk bergabung bilang ogah karena ga suka n antipati ma MLM 🙁

But, there are two sides for each story right?

So, this is the other side of the story :

Banyak sekali disekeliling kita
Mungkin juga Anda,
Begitu benci mendengar kata MLM

Bisnis ini bagi mereka:
Masuk Langsung Mati, atau
Menghayal Lalu Modar, atau
Menipu, Liar dan Merugikan

Apalah singkatan-singkatan itu namanya..
Pasti datang dari mereka yang:
Kurang wawasan tentang bisnis ini
Sok tau
Atau pernah ditipu oleh bisnis money game
Yang sangat beda arti, beda kerja, beda prinsip
Beda aturan, beda akibat, dan beda auranya dengan bisnis MLM

Dahulu kala pun…saya adalah orang yang sangat anti MLM
Selain karena kurang wawasan,
Saya pernah di bohongi teman

diundang makan siang di rumahnya,
ternyata ada presentasi MLM anu. Hhh!
gara-gara dijebak inilah…
saya merasa bisnis MLM bisnis tipu-tipu

Dulu juga Saya berfikir:
Mana mungkin saya menjadi kaya
Perusahaan MLM itu sudah belasan tahun berdiri
Pasti sudah banyak duluan yang bergabung,

gimana nasib saya yang blakangan?
Waah…enak banget tuh yang di atas-atas saya
Saya kerja keras buat dia..
semetara dia ongkang-ongkang kaki dapat duit
Di otak saya, lebih asyik bekerja sebagai orang kantoran..
Usia 19 tahun sebelum lulus kuliah
Saya sudah menjadi sekretaris di Hotel Sari Pan Pacific,
Pindah jadi Sekretaris Bos Marketing di Hotel Santika Group
Menikah, lalu pindah profesi
jadi seorang Sales Executive di Hotel Imperial Century
terus Promosi jadi Sales Manager
masih di Hotel yang sama
Ga berasa…udah lima tahun gawe…
umur nambah kebutuhan nambah
tapi gaji ga nanjak – nanjak
Akhirnya saya coba banting setir jadi pengusaha
Bikin kantor di kamar ukuran 3 x 3 di rumah mertua
Kantor fotografi & advertising
sekalian joinan sama temen di percetakan
Mayan lah…walau Cuma punya satu sekretaris…
Tapi penghasilan jaaaauuuh menanjak
Kantorku bernama: Klik Fotografi & Advertising.

Lagi enak-enak jadi pengusaha…
tiba-tiba tawaran kerja dari Oriflame datang,

jadi Key Account Manager!
Tawaran itu dari seorang sahabat lama.
Jadi, tanpa proses yang sulit,
setelah 7x ingterview
plus garansi dari sahabat
Bahwa saya pekerja keras, komit, dan tangkas,
bisa kasih training, dsb, dsb,
Maka saya bergabung di Oriflame tahun 2001.
Kenapa masih mau kerja kantoran
padahal udah punya perusahaan?
Habis, sahabat saya bilang
di kantor ini bisa jalan-jalan ke Luar negeri…
Waah…mau banget!

Bagaimana nasib kantor Klik! saya?
Ah, kan ada sekretaris dan semua tinggal di pantau aja.
Ga perlu cari klien baru, dengan klien lama pun
Kantor saya sudah sangat menghasilkan.

Hari pertama saya bekerja sebagai karyawan Oriflame,
saya baru tau kalau perusahaan tempat saya kerja ini, adalah:
Perusahaan dengan system penjualan MLM!
Tapi hari pertama ini juga membuat saya begitu takjub..
Karena ternyata, benar toh, ada membernya yang dapat bonus
7 juta, 14 juta, 20juta, 50 juta, juta juta juta!
Glek! Syeet dah!

Tapi jujur aja..

saat itu aku belum tertarik jadi pebisnisnya.
Apalagi 3 bulan bekerja
aku dipromosi pegang cabang Kyaitapa.
Jadilah aku Branch Manager,
bertanggung jawab membawahi 17 anak buah
Menaikkan omset kantor
Membina para consultannya untuk naik peringkat
memberikan training dan pelatihan
agar consultan-consultannya pintar
dan lebih semangat menjalankan bisnisnya
Saya pun membantu para consultan
membesarkan jaringannya di beberapa daerah di Indonesia
Terkadang hari libur pula!
Pokoknya penuh komitment n happy banget deh
menjalankan semua tanggung jawabku itu.

3 bulan lagi asik-asik kerja,
Sekretarisku yang juga masih tanteku

mengundurkan diri dari kantor Klik!
(mungkin dia bosen kali ya, secara yang diliat kanan kiri cuma tembok)
Tapi kantor pribadiku ini ga otomatis tutup,
karena aku masih punya banyak order cetakan,
dan ini di handle sipemilik mesin percetakannya.
Iklan-iklan fotografi juga langsung dihandle suamiku.

Satu tahun kemudian, aku baru mengerti
mengapa Allah menempatkanku di kantor Oriflame.
Karena pabrik jaket kulit terbesar di Indonesia
yang memberiku order puluhan ribu cetakan hang tag itu
tiba-tiba menyatakan di beberapa media akan pindah ke Cina.
Dan langsunglah otomatis saat itu juga mereka tutup secara operasional.

Penghasilanku menurun drastis tis tis
Aku hanya punya gaji dan penghasilan dari suami.
Masih Alhamdulillah sih…

Aku tetap asyik bekerja sebagai Branch Manager Oriflame Indonesia.
Banyak consultan-consultan di kantorku yang mencoba untuk merayu
Agar aku mengundurkan diri dari kantor dan menjadi downline mereka..
(sebagai karyawan, tidak diperkenankan merangkap menjadi consultannya)
Saat itu saya tertarik dengan penghasilan yang puluh puluh juta
Tapi kok kayaknya malu deh kerjaan kok nawar-nawarin orang barang..
Kalau ditolak gimana? Matilah aku….
Gengsi gitu mikirnya..
Kayaknya kerenan jadi Kepala cabang…
Secara mama juga dulu orang punya posisi di Pertamina,
Ayah dulu juga di Citibank..
Kakak Dosen di Trisakti…
Sahabat-sahabat orang2 hebat di kantornya…
Masa saya Cuma jadi consultant doang?

Akhirnya, ga berasa saya sudah 2,5 tahun di kantor itu
Mulailah otak ini berfikiiiir terus…
masa iya sih aku mau kerja kantoran terus?

ga bisa dapet puluh-puluh juta!
Waktu sama anak2 juga tipiiiiis banget (cuma sabtu minggu doang!)
trus apa iya aku ga kepengen ke luar negeri
setiap enam bulan sekali, lagi!
(Apalagi aku merasa diboongin sahabatku
yang bilang bakal sering keluar negeri.
Ternyata itu buat para consultannya.
Karyawan cuma dua orang yang berangkat dan dia dia lagi!)
Dan aku mulai tambah cerdas…
kalo aku kerja kantoran sampai tua?
terus gimana masa tuaku nanti?
berapa uangku perbulan? kan udah ga kerja lagi?
Terus masa mau kerja terus cari uang ampe tua?
capek kaleeeee
manusia kan bukan mesin gitu looohh
duh duh duh
Mulai ga bisa tidur bermalam-malam
Semua tentang buku MLM aku baca!
setelah membaca bukunya RObert T Kiyosaki
tentang Cashflow Quadrant,
aku mulai ikut seminar-seminar
yang berhubungan dengan MLM!
dan aku juga mulai mengamati
consultan-consultan di kantor Oriflame
Ya ampiunn…ada Meilini yang baru SMA masa penghasilannya sama ama aku?
gila bener ternyata bisnis MLM ini!
Mulai lagi merhatiin alam sekitar..
Ada yang dulu naik ojek terus sampai bisa beli mobil sendiri
Ada yang …ada yang…ada yang…
Jadi…rasanya hidup ini harus saya pilih…
kalau saya tidak memulainya sekarang
rasanya 2, 5, 8, atau 10 tahun lagi
aku pasti gini-gini aja nasibnya.
Kantoran lagi kantoran lagi.
Bukannya ga bersyukur…
tapi aku ingin bisa mencapai impianku…
dan rasanya 12 tahun ngantor…kok impianku ga nyampe2 yak?
Ternyata Impian ku jauh lebih kuat dari rasa takutku
aku ingin punya puluhan juta tiap bulan,
aku ingin punya mobil mewah
aku ingin bisa banyak waktu dengan anak-anak
aku ingin bisa berkeliling dunia tanpa keluar uang!
aku ingin bisa menolong orang tua dan saudara2
aku ingin bisa menghajikan orang tua
duuuuuuhhhhh
Woiiii!
Kaya ga punya suami aja?
MInta dong sama suami!
Alhamdulillah suami memang sekarang di posisi bagus
tapi aku lebih senang mempersiapkan tenda
(bukan payung lagi..)
untuk jaga2 selagi belum turun hujan lebat…

Mulailah saya mengundurkan diri sebagai kepala Cabang di Desember 2003
Dan mendaftar menjadi consultan di Februari 2004.
(harus ada jeda masa tenang 3 bulan, karena mantan karyawan bo!)

Dan hanya perlu tiga tahun saja
aku berpenghasilan luar biasa setiap bulannya
Jalan2 keluar negeri setiap 6 bulan sekali

Mobil new CRV gratis
Pertemanan yang sangat luas
membantu banyak hidup orang berubah

Alhamdulillah
Dengan bangga saya katakan…
Inilah Bisnisku! Bisnis MLM
Memang Lebih Menjanjikan!
Mudah, Luar Biasa dan Memakmurkan!

JIKA SAYA ORANG BIASA SAJA BISA

APALAGI ANDA YANG SUNGGUH SANGAT LUAR BIASA!
ANDA PASTI BISA!

Comments

  1. dee… bikin cerita sendiri jugaa doong 😉

Speak Your Mind

*