<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Oriflame &#124; Produk Oriflame &#124; Join Oriflame &#187; belajar</title>
	<atom:link href="http://unidede.com/oriflame/index.php/tag/belajar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://unidede.com/oriflame</link>
	<description>Oriflame &#124; Produk Oriflame &#124; Join Oriflame</description>
	<lastBuildDate>Thu, 15 Jul 2010 01:02:36 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=abc</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Belajar dari Michelangelo</title>
		<link>http://unidede.com/oriflame/index.php/belajar-dari-michelangelo/</link>
		<comments>http://unidede.com/oriflame/index.php/belajar-dari-michelangelo/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Jan 2010 02:02:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oriflame</dc:creator>
				<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[cara mencapai tujuan]]></category>
		<category><![CDATA[david]]></category>
		<category><![CDATA[michelangelo]]></category>
		<category><![CDATA[patung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://unidede.com/oriflame/?p=157</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah batu marbel raksasa baru saja dibeli oleh seseorang yang ingin mejuwudkannya menjadi sebuh patung yang indah.
Ia kemudian mencari pemahat yang bisa mewujudkan keinginannya.
Seorang pemahat kemudian mengambil pekerjaan tersebut dan memulai proyeknya
Tetapi dengan berlalunya waktu dan pekerjaannya tak kunjung selesai, si pemahat kemudiann kehilangan semangat dan menghentikan pekerjaannya.
Kemudian dicarilah pemahat lain. Pemahat kedua ini juga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="http://i49.photobucket.com/albums/f258/sekar242002/Michelangelos_David.jpg" alt="" width="358" height="296" />Sebuah batu marbel raksasa baru saja dibeli oleh seseorang yang ingin mejuwudkannya menjadi sebuh patung yang indah.</p>
<p style="text-align: justify;">Ia kemudian mencari pemahat yang bisa mewujudkan keinginannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Seorang pemahat kemudian mengambil pekerjaan tersebut dan memulai proyeknya</p>
<p style="text-align: justify;">Tetapi dengan berlalunya waktu dan pekerjaannya tak kunjung selesai, si pemahat kemudiann kehilangan semangat dan menghentikan pekerjaannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Kemudian dicarilah pemahat lain. Pemahat kedua ini juga tidak bertahan lama dan juga menyerah seperti pemahat pertama.</p>
<p style="text-align: justify;">Tak seorang pemahatpun akhirnya mau menerima pekerjaan itu dan batu itu dibiarkan terlantar selama 25 tahun!</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Seorang pemuda kemudian melihat batu, alih2 melihat sebuah batu marble tua si pemuda itu melihatnya sebagai sebuah kesempatan atau peluang bagi dirinya. Ia kemudian menghubungi si empunya batu untuk meminta ijin memahat sang batu.</p>
<p style="text-align: justify;">Selamat 3 tahun si pemuda bekerja sedikit demi sedikit memahat batu untuk mewujudkan impiannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada tahun 1504 si pemuda yang bernama Michelangelo menyelesaikan pahatannya yang berupa patung bernama David.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Rahasia kesuksesan Michelangelo adalah VISI. Kemampuannya untuk melihat jauh ke depan.</p>
<p style="text-align: justify;">Pemahat lain yang melihat batu marbel sebagai sebuah batu tanpa arti sementara Michelngelo melihatnya sebagai sebuah patung yang terkungkung di dalam batu dan meminta untuk dilepaskan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Saya melihat malaikat di dalam batu itu dan saya memahat batu itu sampai sang malaikat bisa keluar &#8211; Michelangelo</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Rahasia lainnya adalah KESABARAN.</p>
<p style="text-align: justify;">Ia tau bahwa kesuksesan tidak datang secara cepat dan gampang tetapi adalah buah dari usaha yang dilakukan dengan konsisten setiap hari.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Jenius adalah kesabaran yang tiada habis &#8211; Michelangelo</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Kadang kita sudah punya visi dan tujuan apa yang ingin kita capai dalam hidup ini tetapi kemudian kita kehilangan kesabaran dalam mewujudkannya menjadi kenyataan.</p>
<p style="text-align: justify;">Tak jarang kita menjadi frustasi dengan sedikitnya kemajuan kita peroleh dalam mencapai tujuan dan akhirnya menyerah sama sekali.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Jadi, mari kita tiru Michelangelo yang bisa mengkombinasikan tujuan dan kesabaran.</p>
<p style="text-align: justify;">Klo ada sedikit halangan di tengah jalan, jangan jadikan alasan buat berhenti</p>
<p style="text-align: justify;">Tapi jadikan sebuah pelajaran yang membuat kita semakin kuat untuk berjalan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Klo kata Jeng Nad, klo nemu kerikil di tengah jalan tinggal dipungut trus di lempar deh <img src='http://unidede.com/oriflame/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aduuh gimana kalo batunya besar, De.. mending klo kerikil kan bisa dipungut</p>
<p style="text-align: justify;">klo batunya besar kan berat</p>
<p style="text-align: justify;">yaa gitu aja kok repot, tinggal ambil jalan memutar kan hehehe</p>
<p style="text-align: justify;">gpp lama dikit dapi tetep sampe kaan</p>
<p style="text-align: justify;">daripada balik kanan balik maning dan menyerah!</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sama kayak di bisnis ini, banyak banget tantangannya</p>
<p style="text-align: justify;">Stock kosong?</p>
<p style="text-align: justify;">bisa tukeran sesama anggota dbc kok.. rajin2 aja tengokin forumnya</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Ga bisa rekrut?</p>
<p style="text-align: justify;">duuh web replikanya dah canggih banget kok, trus cara promosinya juga udah diajarin step by stepnya, Yuuk liat dan baca2 lagi file trainingnya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Kok ga naek2 ya levelnya?</p>
<p style="text-align: justify;">Udah maksimal belum usahanya?</p>
<p style="text-align: justify;">Ada web bersama buat gratisan atau klo mau bayar bisa ikutan facebook atau adwords</p>
<p style="text-align: justify;">Iklannya udah poll belum? atau mungkin kata2nya yang perlu direvisi supaya menarik orang yang baca supaya ngeklik</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Yuuk direview lagi usahanya, dimantepin lagi niatnya dan kesabarannya ditingkatkan!</p>
<p style="text-align: justify;">Jangan gampang menyerah!</p>
<p style="text-align: justify;">Semoga kita bisa belajar dari Michelangelo yaa!</p>
<p style="text-align: justify;">PS : Cerita tentang Michelangelo diterjemahkan secara bebas (banget) dari artikelnya Anthony Fernando</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://unidede.com/oriflame/index.php/belajar-dari-michelangelo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic Page Served (once) in 0.196 seconds -->
