Gara2 status FB saya niy..
Saya : Alhamdulillah
Teman1 : dapat rejeki yaa..
Saya : Amiin
Ponakan : Hamil yaa?
Ups.. saya langsung terdiam sejenak.. Ga nyangka aja, pertanyaan ini akan muncul dari seorang ponakan
Saya kenal ponakan saya ini sejak saya pacaran ma hubby. Umurnya baru 2 tahun ketika itu, lucu dan menggemaskan. Dan di mata saya, dia masih saja anak kecil yang selalu ingin tau setiap perbincangan kami dengan orang tuanya. Selalu dengan celetukan2 lucunya atau dengan pertanyaan2 khas anak kecil.
Makanya waktu pertanyaan itu terlontar darinya, saya sejenak terdiam. Berpikir sejenak dan teringat kembali waktu yang sudah terlewati.. Hhmm ponakan saya bukan lagi seorang anak kecil yang tak tahu apa2, dia sudah menjadi seorang remaja yang beranjak dewasa. Tak terasa betapa waktu telah berlalu dan dia bukanlah anak kecil berusia 2 tahun yang dulu yang pernah saya kenal.
Duh, baru nyadar klo gini, klo saya juga bukan saya yang dulu masih berumur 20an hehehehehe… klo dari penampilan sih ga banyak berubah kecuali lemak yang dah muncul di bagian tertentu.. huhuhuhu itu sih banyak berubah kaliiiii..
Apakah saya dah menjadi lebih baik dari kemaren? Pertanyaan ini yang kemudian muncul di benak saya. Karena saya ga mungkin memutar balik waktu yang dah berlalu dan menyesali keputusan yang saya ambil di hari kemaren.
Waktu memang mengubah segala sesuatu, kecuali kita.
Kitalah yang harus mengubah diri kita sendiri.
Mario Teguh Star Point – The Year of my True Identity

Recent Comments